Betapa getirnya rindu yang kau kikis tak terhakis di persisir hati. Walaupun hujan menimpa sahara tak mungkin hilang panas di bumi dahagalah musafir mengejar realiti duniawi. Kiasnya pujangga hamparan penuh suci niatnya. Getar jari jemari ku tahan jua menggenggam bara hingga menjadi abu luka dan pedih amatlah berbisa-bisa.Hanya kesabaran penawar sejati.Adapun kusembahkan syukur padamu ya Allah
untuk nama,harta dan keluarga yang mencinta dan perjalanan yang sejauh ini tertempa.